Cinta memang
gak seburuk yang mereka kira, cinta itu emang penuh dengan warna dan berbagai
macam maknanya. Mungkin yang mereka alamin sekarang adalah salah satu macam
jenis cinta, yaitu cinta terhadap dirinya sendiri. Karna sebenarnya cinta itu
memang tulus apa adanya, tidak ada yang membeda-bedakan, dan tidak ada yang di
sama-samakan. Cinta itu murni apa adanya, bukan ada apa-apanya. Kebanyakan
orang memberikan cinta itu bersyarat. Misalkan,seseorang berkata “kalo kamu
bener-bener cinta kamu harus merubah tampilan kamu, karna menurut aku kamu
kurang rapih, rambut berantakkan. Pacaran sama aku itu harus wangi,rapih. Gak
kaya gini, udah mah bau ketek, rambut gondrong-gondrong gak jelas. Kamu mau
kan?”.”ya aku mau asalkan kamu mau terima aku, dan jadi pacar aku”. Aneh tapi
nyata, aku juga pernah memberikan cinta bersyarat, dulu aku memberikan syarat
yaitu, sebuah janji. Sebuah janji yang kalo di langgar aku gak bakalan ngasih
kesempatan ke dua, janji nya adalah satu buah kata yaitu “KESETIAAN”. Terlalu
egois memang, tapi itu dulu. Sekarang aku udah bisa membedakan, mana yang harus
di beri kesempatan mana yang gak.